Eksplorasi bentuk, akar, diskriminan, strategi, dan pemodelan kontekstual.
Quadratic Lab
Temukan pola. Uji dugaan. Buktikan.
Media ini mengikuti alur pembelajaran Discovery Learning: stimulation → problem statement → data collection → data processing → verification → generalization.
✓ Identifikasi a, b, c✓ Akar persamaan✓ Diskriminan✓ Masalah kontekstual
0%
progres aktivitas
Pertanyaan pemantik
1. Apa yang membuat suatu persamaan menjadi kuadrat?
Perhatikan pangkat tertinggi variabel dan bentuk yang dapat ditulis sebagai ax² + bx + c = 0.
Pertanyaan pemantik
2. Mengapa akar bisa dua, satu, atau tidak real?
Eksplorasi D = b² − 4ac untuk menemukan kaitan antara nilai diskriminan dan jenis akar.
Pertanyaan pemantik
3. Apakah semua persamaan diselesaikan dengan cara yang sama?
Bandingkan pemfaktoran dengan rumus kuadrat dan pilih strategi berdasarkan bentuk persamaan.
Eksplorasi media
Laboratorium Interaktif
Bagian ini bukan salinan LKPD. Gunakan untuk melihat perilaku persamaan/fungsi kuadrat secara langsung: ubah parameter, amati grafik, titik puncak, sumbu simetri, dan posisi akar.
Demo • Eksplorasi • Mandiri
Peta belajar
1
Stimulation
Amati contoh dan temukan cirinya.
2
Problem Statement
Rumuskan masalah yang akan diselidiki.
3
Data Collection
Kumpulkan hasil dari solver dan eksplorasi diskriminan.
4
Data Processing
Bandingkan hasil dan identifikasi pola.
5
Verification
Uji jawaban dengan substitusi atau metode kedua.
6
Generalization
Susun kesimpulan akhir.
Laboratorium Konsep • Eksplorasi Mandiri
Quadratic Playground
Masukkan langsung nilai a, b, c atau gunakan slider untuk mengubahnya secara halus. Bilangan desimal didukung, sehingga perubahan parabola dapat diamati secara lebih kontinu. Grafik dan karakteristiknya berubah secara real-time.
Kontrol koefisien
Fungsi
x² − 5x + 6
Diskriminan
1
Akar
2 dan 3
Titik puncak
(2.5, -0.25)
Sumbu simetri
x = 2.5
Arah buka
Ke atas
Eksperimen cepat: bagaimana D berubah?
Jangan hanya menghafal tiga kondisi. Coba ubah b atau c, lalu perhatikan kapan parabola memotong sumbu-x, menyentuhnya, atau tidak berpotongan.
Pertanyaan eksplorasi: nilai parameter mana yang mengubah jumlah titik potong dengan sumbu-x?
Belum dimulai.
Mini Challenge
Prediksi sebelum menghitung
Persamaan berikut dibuat acak. Tentukan jenis akar hanya dari tampilan koefisien. Setelah menjawab, sistem memberi nilai D untuk verifikasi.
2x² − 4x + 2 = 0
Jembatan konsep
Aljabar
a, b, c menentukan bentuk persamaan.
Grafik
Akar adalah titik potong grafik dengan sumbu-x.
Diskriminan
D memprediksi jumlah akar real sebelum menghitung akarnya.
Ide penggunaan guru: proyeksikan playground, minta siswa memprediksi apa yang terjadi sebelum koefisien diubah, lalu minta mereka menjelaskan temuan. Dengan demikian teknologi menjadi alat penyelidikan, bukan sekadar mesin jawaban.
Asesmen Diagnostik
Cek prasyarat
Selesaikan 5 pertanyaan singkat sebelum kegiatan inti. Materi prasyarat: operasi aljabar, faktorisasi sederhana, persamaan linear, konsep akar, dan bentuk umum persamaan kuadrat.
1. Sederhanakan: 3x + 2x − 5
2. Faktorkan: x² − 5x + 6
3. Tentukan x: 2x + 6 = 0
4. Apa yang dimaksud akar suatu persamaan?
5. Tentukan a, b, c: 2x² − 7x + 3 = 0
Catatan penilaian: soal 1, 2, 3, dan 5 dapat dicek otomatis. Soal 4 bersifat uraian, sehingga sistem tidak memaksakan satu kata kunci sebagai jawaban benar. Guru dapat menilai kesesuaian definisi berdasarkan makna matematisnya.
Belum diperiksa.
Tindak lanjut otomatis
Setelah diperiksa, sistem akan memberi rekomendasi: siap, penguatan singkat, atau scaffolding.
Pilihan Persamaan kuadrat/Bukan dicek otomatis. Kolom Alasan adalah jawaban terbuka dan sebaiknya dinilai guru berdasarkan ketepatan alasan matematis.
Temukan cirinya
Lengkapi kalimat berdasarkan pengamatan.
ax² + bx + c = 0
Tentukan a, b, c
a. 2x² − 7x + 3 = 0
b. −3x² + 5x + 2 = 0
Kesimpulan sementara
Target generalisasi: “Persamaan disebut persamaan kuadrat apabila ...”
Fase 2 • Problem Statement
Rumuskan masalah penyelidikan
Gunakan pertanyaan utama dari LKPD: Bagaimana menentukan akar-akar persamaan kuadrat dan mengetahui jenis akarnya?
Diskusikan dalam kelompok. Tuliskan proses dan alasan, bukan hanya jawaban akhir.
Hipotesis awal
Fase 3 • Data Collection
Laboratorium Akar Persamaan Kuadrat
Masukkan a, b, c. Gunakan pemfaktoran bila terlihat sederhana, atau rumus kuadrat untuk kasus umum.
Hasil akan muncul di sini.
Metode 1 — Pemfaktoran
Contoh dari LKPD: x² − 5x + 6 = 0
Cari dua bilangan yang hasil kalinya 6 dan jumlahnya −5: −2 dan −3. Maka (x − 2)(x − 3)=0.
1
Cari pasangan bilangan.
2
Ubah menjadi bentuk faktor.
3
Gunakan sifat hasil kali nol.
4
Verifikasi dengan substitusi.
Metode 2 — Rumus Kuadrat
x = (−b ± √(b² − 4ac)) / (2a)
Gunakan ketika persamaan sulit atau tidak mudah difaktorkan. Nilai D = b² − 4ac sekaligus memberi informasi tentang jenis akar.
Catatan: sistem menampilkan akar kompleks saat D < 0 agar hubungan diskriminan tetap dapat diamati.
Kegiatan 2A — Bandingkan metode
Gunakan persamaan x² − 6x + 5 = 0. Kerjakan dengan pemfaktoran, lalu cek dengan rumus kuadrat.
Sistem hanya memeriksa unsur objektif utama seperti faktor, akar, dan koefisien. Penjelasan mengapa kedua metode setara adalah jawaban terbuka dan tidak dinilai dengan pencocokan satu teks.
Fase 4 • Data Processing
Kegiatan 3 — Penyelidikan Diskriminan
Bandingkan tiga persamaan dari LKPD dan amati apa yang terjadi ketika D > 0, D = 0, dan D < 0.
Persamaan
a
b
c
D
Jenis akar
x² − 5x + 6 = 0
1
-5
6
1
2 akar real berbeda
x² − 6x + 9 = 0
1
-6
9
0
1 akar real kembar
x² + x + 5 = 0
1
1
5
-19
tidak memiliki akar real
D > 0
dua akar real berbeda
D = 0
satu akar real kembar
D < 0
tidak ada akar real
Eksplorasi diskriminan interaktif
Ubah koefisien dengan slider 0,01 atau masukkan langsung bilangan desimal. Amati perubahan D, jenis akar, dan posisi grafik secara kontinu.
D > 02 akar real berbeda
D = 01 akar real kembar
D < 0tidak ada akar real
Aktivitas pengolahan pola
Fase 5 • Verification
Uji hasilmu
Dalam LKPD, hasil penyelidikan diverifikasi dengan presentasi, tanggapan, dan koreksi konsep. Di sini, gunakan verifikasi substitusi dan perbandingan metode.
Verifikasi akar contoh
Untuk x² − 5x + 6 = 0, masukkan masing-masing akar.
Verifikasi strategi
Pilih pernyataan paling tepat.
Kegiatan 4 — Masalah Kontekstual
Situasi: Sebuah taman berbentuk persegi panjang memiliki panjang 2 meter lebih besar daripada lebarnya. Luas taman 48 m². Misalkan lebar taman = x meter.
Penilaian: model, akar, ukuran, dan verifikasi numerik dapat dibantu sistem. Jawaban interpretatif pada nomor 5 dan 8 tetap merupakan jawaban terbuka dan harus dinilai guru berdasarkan konteks, bukan sekadar keberadaan kata tertentu.
Fase 6 • Generalization
Kegiatan 5–6 — Pilih Strategi & Generalisasi
Bandingkan beberapa persamaan dan simpulkan strategi penyelesaian yang sesuai.
Persamaan
Pilihan strategi
Alasan
x² − 7x + 12 = 0
2x² + 3x − 2 = 0
x² + 4x + 1 = 0
Lebih dari satu metode dapat digunakan pada suatu persamaan. Sistem hanya memberi cek awal terhadap strategi yang umum/efisien; alasan pemilihan strategi tetap dinilai secara kualitatif.
Generalisasi inti
Strategi ringkas
Mudah difaktorkan → pemfaktoran sering menjadi pilihan efisien.
Sulit/tidak mudah difaktorkan → rumus kuadrat dapat digunakan secara umum.
Perlu mengetahui jenis akar → hitung diskriminan terlebih dahulu.
Tidak ada satu metode yang selalu paling baik untuk semua persamaan.
Kesimpulanmu
Asesmen Sumatif • Tes Individu
Uji pemahaman
Bobot mengikuti perangkat asesmen. Bagian objektif dapat dibantu pengecekan otomatis; soal yang menuntut langkah, alasan, atau interpretasi dinilai guru.
1. Pilih semua yang merupakan persamaan kuadrat.
2. Untuk 3x² − 7x + 2 = 0, nilai a, b, c adalah...
3. Tentukan akar-akar x² − 7x + 12 = 0 menggunakan metode yang menurut Anda paling sesuai.
Soal ini bernilai 15 poin dan memerlukan proses penyelesaian. Jangan gunakan pencocokan satu teks sebagai penentu nilai akhir.
4. Tentukan akar-akar 2x² + 3x − 2 = 0, kemudian jelaskan mengapa metode yang Anda gunakan sesuai.
Soal ini bernilai 15 poin. Metode yang berbeda dapat tetap benar apabila proses, hasil, dan alasannya matematis.
5. Untuk 2x² − 4x + 5 = 0, tentukan D dan jenis akarnya.
6. Masalah kontekstual
Taman: panjang = lebar + 2, luas = 48 m². Tentukan model, akar, ukuran taman, dan alasan salah satu akar tidak digunakan.
Belum dinilai.
Penilaian Guru
Penilaian Proses & Uraian
Gunakan bukti kerja siswa. Jangan menilai berdasarkan kecocokan satu jawaban teks.
Maks. 60
Soal 3 • Akar Persamaan / 15
Nilai berdasarkan ketepatan strategi, langkah aljabar, hasil akar, dan kejelasan proses.
Soal 4 • Strategi Penyelesaian / 15
Nilai berdasarkan ketepatan akar, kesesuaian metode, serta alasan matematis. Lebih dari satu metode dapat digunakan.
Soal 6 • Pemodelan & Interpretasi / 30
Belum dinilai guru.
Skor akhir = skor objektif 40 poin + skor guru 60 poin. Total menjadi 100 dan baru lengkap setelah Soal 3, 4, dan 6 dinilai.
HASIL ASESMEN
0
/ 100
Ketercapaian
Catatan asesmen
Perangkat asesmen menekankan proses dan alasan matematis, terutama pada penyelesaian dan pemodelan. Pertanyaan uraian di media ini digunakan sebagai ruang kerja dan refleksi, sedangkan penilaian proses idealnya tetap dilengkapi observasi guru.
Refleksi Individu
Apa yang kamu bawa dari pembelajaran ini?
Jawab secara individu, sesuai butir refleksi pada LKPD.
Ringkasan capaian
TP 1
Identifikasi persamaan dan a,b,c
TP 2
Akar dengan metode sesuai
TP 3
Diskriminan dan jenis akar
TP 4
Model, penyelesaian, interpretasi
+
Bernalar kritis, kreatif, gotong royong, mandiri
2 JP
Struktur media dirancang untuk satu pertemuan
Quadratic Lab • Persamaan Kuadrat • Kelas X / Fase E